Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2024

Berubah napa bang... berubah

Gambar
  Apakah muka gue terlihat peduli?.jpg Fotonya jangan dipake buat ngusir tikus, gue udah pernah coba tikusnya malah naksir... Masih selaras sama cerita sebelumnya (cari sendiri yang mana hehe), as i always said, i wanna change myself, bukan berubah jadi power rangers ataupun superman, apalagi jadi super dede. Gue pengen berubah jadi pribadi yang lebih stabil, lebih tertata, lebih keren, lebih-lebih deh pokoknya asal jangan lebih gula... Tapi sedikit berbeda dari cerita kemarin yang berorientasi ke hobi gue yaitu bermusik. Kali ini perubahan yang gue maksud itu lebih ke keseharian dan pola hidup. Sedikit informasi: pola hidup gue semenjak kuliah beneran hancur lebur tak bersisa (asekkk) seakan hidup gue beneran reset dari awal lagi (bisa dilihat dari muka gue di foto sebelumnya, terlihat sangat sehat bukan? bukan!!). Itu titik awal gue sadar ternyata merantau itu cukup menyulitkan, bukan ketika kita harus mengatasi setiap masalah sendiri ataupun melakukan semuanya sendiri. Tapi tent...

Tertahan atau menahan?

Gambar
"Kebebasan itu milikmu", bisik tuhan pada jiwanya yang sepi itu. Sebenarnya makna bebas itu apa bagimu, tuan? Dimana rantai kokoh yang kau ucap senantiasa mengekangmu dari harapan dan mimpi, yang selalu jadi alasan tak hadirnya usaha dalam setiap detik perjalananmu Bukannya selama ini kau merebahkan badanmu disaat waktu memihak padamu? Lantas dimana letak rintang dan hadang yang menarikmu jauh dari dunia yang kau impikan itu? Aku benci mengatakannya, tapi sepertinya masalahnya ada pada dirimu sendiri, tuan Berbenah... Perbaiki setiap jengkal hidupmu, susun sedemikian rupa sehingga kau ingat dimana kau harus menaruh harap Berdoa... Sekadar harapan takkan membantumu, tapi tuhan kan memberimu petunjuk kapan kau harus menyerah atas sesuatu dan beralih kepada kebahagiaanmu yang sesungguhnya.

Bosen gini terus....

Bangun dan semangat, bangun dan semangat, jangan berbaring sajaaaa - Patrick Star Kutipan dari tokoh bijak di atas seakan tertuju kepada manusia pemalas di ujung timur pulau jawa yang gatau mau ngapain di hidupnya, alias diri gue sendiri. Jangankan planning kedepannya gimana, mau makan apa pas sore aja gue mikirnya dari satu malem sebelumnya, walaupun ujung-ujungnya tetap makan nasi di warung emak dekat kos (oh iya, tentang warung emak ini nanti gue bikin blognya sendiri, gue mau mengabadikan kisah romantis antara lambung gue dan nasi emak yang porsinya buat kuli itu). Tuh, jadi laper kan gue.... Oke, balik ke tema awal sebelum gue keterusan cerita tentang nasi emak. Udah hampir setengah jalan sebelum lulus kuliah, gue jadi makin khawatir setelah kuliah mau "jalan" kemana. Sejauh ini sih gue gaada masalah selama belajar ilmu hukum, tapi ngebayangin buat kerja dengan profesi yang berhubungan dengan itu masih cukup sulit buat gue pribadi. Karena sejak awal kuliah pun gue masih ...

Cieee udah mulai jadi penyanyi nih keknya?

Gambar
Kelupaan nulis di blog (padahal mah emang pemales aja anaknya), padahal dalam beberapa bulan ini banyak banget yang mau gw ceritain, tapi yaudahlah langsung skip aja, ntar juga bakal tau kok apa-apa aja perubahan yang terjadi wkwkwk .. Kali ini temanya asik, tentang cita-cita gw selama ini yang mulai kelihatan titik terangnya (awalnya gelap banget udah kek kos daerah kerto kalo lagi mati lampu rutinan) .. Singkat cerita, eh ga deh, panjang ceritanya. Jadi gini.... gue sekarang jadi fans JKT48 (yang seterusnya bakal gw singkat jadi FJKT, wkwkwk udah kek jurnal aja ya). Jangan tanya kenapa, gw juga bingung kok bisa. Ini bukan sekadar informasi aja, ini ada hubungannya sama tema cerita kali ini, lebih tepatnya jadi titik awal kenapa gw bisa ada di posisi yang sekarang. Awal ceritanya dimulai di akhir bulan september 2023, masa-masa dimana gw bingung mau ngapain karena libur kuliah 2 bulan tapi gak pulang ke Pagaralam. Seperti pemuda pengangguran pada umumnya, kerjaan gw makan, tidur, nont...

Katanya Sih Masa Adaptasi~

Merantau dan Rasa Bingung (Jangan tanya kenapa judulnya warna biru, soalnya gue juga gatau) Mari kita awali blog ini dengan merenung sejenak... jangan kelamaan, repot kalo mau panggil ustadz. . Oke.. karena waktu kita sedikit (gue mau lanjut rebahan soalnya) langsung ke intinya aja kali ya. . . Merantau dan Rasa Bingung. Empat kata yang cukup menggambarkan situasi gue sekarang. Pertama kali merantau langsung beda pulau dan modalnya cuma satu: Nekat ( dua sih, sama duit dari ortu, hehe). Awalnya sih ngerasa aman buat survive di rantau karna lumayan pede sama communication skill yang  gue punya. Tapi ada satu hal yang gue ga sadar yaitu Kendala Bahasa. Langsung aja gue ceritain kondisi di TKP waktu itu ya~ . . Di suatu pagi, seorang pemuda pergi ke kampus untuk pertama kalinya setelah resmi menjadi Mahasiswa (asekk). Pemuda itu tidak lain adalah gue sendiri. Dengan penuh rasa bangga dan antusiasme yang tinggi (maklum maba), gue masuk ke kelas siap untuk masuk fase pertama dalam ...

Orasi di Depan Cermin VS Diskusi di Ruang Publik

Depan cermin tampak gagah berani, depan orang mendadak lupa diri Satu kata yang jadi alasan sekaligus musuh kita semua saat membahas mengenai perbedaan kualitas pembicaraan saat  self talk dan public speaking : MENTAL Ide-ide cemerlang yang semula tersusun rapi dikepala, seketika buyar setelah kita sadar banyak orang yang hadir dan terlihat siap menyimak hal-hal yang akan kita sampaikan di hadapan mereka. Semula sehat seketika dikerubungi berbagai penyakit, semula mental baja tiba-tiba keberaniannya lari gak tau kemana, semula udah menguasai pokok pembahasan di luar kepala mendadak lupa ingatan.